adult(eration) phase

Life is getting harder by the time you grown up. The flower once bloom like a fragrance perfume,now turn into deadly scent of fume.The sourness of lemonade,feel tasteless when life is full of hesitate.All the fancy joy that came in,replaced with endless pain. I thought grown up could be so much fun. When all the… Continue reading adult(eration) phase

sore itu abadi

image by @raniiattiqah on instagram

Sore itu hujan, dan kita tidak jadi pergi jalan.Kau bilang padaku, sore ini di rumah saja bersamaku.Tentu saja aku setuju, Gila jika tidak aku iyakan,bukan karena hujan yang jadi alasan,tapi memang bersamamu yang jadi tujuan. Kita duduk di ruang teras rumah, dengan keramik-keramik yang sedikit basah.Dingin memang, tapi tak masalah.Udara masih terlalu amatir untuk buat… Continue reading sore itu abadi

depression is the new passion

It was never be so easy for her,The fact that she turn to 20 this year,Is also the fact that become her life-changer. She never met her father since the first day she was born,Now, her mother has passed away last month,Leaving her and little brother alone. It was never be so easy for her,The… Continue reading depression is the new passion

pulanglah kerumah

Aku hanyalah sebuah rumah,tempat untuk berpulang menampung segala lelah—juga tempat untuk berpulang memanja segala gundah. Tak ada yang salah menjadi sebuah rumah. Sejatinya,rumahlah yang selalu ada untukmu berkeluh-kesah,rumahlah yang selalu ada untukmu bercurah segala kisah. Tapi kini,kau tak lagi merindu rumah,sapamu asing dan tak lagi ramah,pulangmu singkat dan tak lagi betah. Namun,jika nanti kakimu mulai… Continue reading pulanglah kerumah

perumpamaan

image by @tectonagrandis

Kita hanyalah sebuah perumpamaan,sebatas jika dan bagaimana,berparas sangka dan berwujud tanya. Kita hanyalah sebuah perumpamaan,sebatas khayal dan angan,berparas misal dan berwujud rancangan. Karena, tak ada yang lebih palsu dari sebuah perumpamaan. Layaknya siang dan malam,ia ada tapi hanya untuk menggantikan,ia ada tapi tidak untuk dipersatukan. Ya, kita hanyalah sebuah perumpamaan,saling sapa meski tanpa berpapasan,saling jumpa… Continue reading perumpamaan

teruntuk kamu

teruntuk kamu; rasa yang harus kubunuh mati-matian,asa yang harus kukubur dalam-dalam,berisitirahatlah. karena sejatinya aku sudah rela, sudah berapa kali namamu kurapalkan dalam diam,dalam do'a dua pertiga malam,dari ejaan hingga khatam,tidurlah. dengan sebagaimana yang sudah semestinya,tak perlu berulang kali aku meminta,karena akhirnya tak lagi sama seperti sedia kala. teruntuk kamu; telah kutorehkan namamu dengan tinta hitam… Continue reading teruntuk kamu

untuk waktu

image by @raniiattiqah

Pada akhirnya, kita mungkin akan bertemu orang-orang baru,dengan pribadi yang baru, maupun dengan kehidupan yang baru. Puluhan atau bahkan ratusan di masa depan. Belajar lebih banyak tentang hal-hal yang tak biasa,atau bahkan luar biasa yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Berbicara dalam bahasa yang kedengaranya asing,namun tetap kita ambil pusing. Mendengarkan ide-ide yang saru,bahkan beberapa… Continue reading untuk waktu

berada diantara

image featured by @raniiattiqah

kita pernah datang dan hilang,tapi, tak pernah benar pulang untuk mengulang. kita pernah pergi dan kembali,tapi, tak pernah benar menepi untuk berhenti. kita pernah bertemu dan berlalu,tapi, tak pernah benar memutuskan untuk menyatu. kita telah dikalahkan,hati kita telah dipatahkan,oleh siapa semestinya yang disalahkan,sebab kita sendiri yang jadi korban. kita yang mengharapkan sua,tapi kita juga yang… Continue reading berada diantara

hujan & kenangan

image featured by @tectonagrandis

perihal hujan dan kenangan,dua hal yang berbeda tapi tak bisa dipisahkan. ia datang berupa gerimis,lalu pergi membawa tangis,ia datang berupa deras,tetap pergi meninggalkan bekas. ada begitu banyak cerita dalam setiap hujan,tapi, hanya sedikit yang berubah menjadi kenangan,mungkin sedikit, tapi itulah yang tinggal,lalu menetap hingga kekal. hai hujan, lama tak bertemu,sering seringlah bertamu,sebab rintikmu samarkan sendu.… Continue reading hujan & kenangan

tiga dini hari

feature image by @raniiattiqah

tiga dini hari, ya, puncak dimana rindu tengah menggebu-gebu,atau puncak dimana sepi yang datang bertamu. ada hal yang lucu perihal sepi dan rindu. rindu ada sebab yang pergi akan kembali pulang,sepi ada sebab yang pulang telah pergi menghilang. tiga dini hari, ya, puncak dimana waktu sedang nikmat-nikmatnya makan indomie,atau puncak dimana pertanyaan-pertanyaan yang tak berkesudahaan… Continue reading tiga dini hari

senjaku ternyata palsu

perlahan tapi pasti, kucoba bangun dari mimpi buruk ini,menjalani hari, meski tanpa sang puan disisi, selamat pagi! sapa ku pada kaca cermin yang sudah retak dimakan usia, terlalu lama berada diruang yang sama, sehingga tak tahu harus berbuat apa. pikiranku selalu saja dibuat buyar, sebab sang puan menghilang entah kemana.kopi yang sungguh nikmat pun kini… Continue reading senjaku ternyata palsu

dipenghujung jalan

seseorang pernah bercerita, sedikit tentang pengalaman "cinta" yang tak seberapa.ya, seperti biasa, awalnya manis seperti gula, namun berakhir pahit meninggalkan luka. iya luka, luka yang mungkin sekilas tapi tetap membekas, yang dulu dia anggap emas kini berubah menjadi ampas. dipersimpangan jalan dia terhenti, mulai kebingungan dengan pilihan yang ada. memilih menyakiti atau disakiti, sebab dia… Continue reading dipenghujung jalan